Image default
Techno

Rusia Pertimbangkan Pangkas Pajak Perusahaan IT Domestik Percepat Ekspansi Industri Teknologi

Perdana Menteri (PM) Rusia Mikhail Mishustin mengatakan dirinya telah menyusun rencana yang akan memudahkan perusahaan Teknologi Informasi (TI) Rusia dalam menikmati pajak penghasilan dan pembayaran asuransi yang jauh lebih rendah. Langkah ini diwujudkan melalui pemangkasan pajak yang nantinya diprediksi akan mengurangi hampir dua kali lipat pembayaran asuransi dari 14 persen menjadi 7,6 persen. Sementara pajak penghasilan dapat dipangkas menjadi 3 persen dari posisi saat ini sebesar 20 persen.

Seperti yang dilaporkan harian bisnis Rusia Vedomosti, mengutip pernyataan dari dua pejabat pemerintah Rusia. Selain itu, Mishustin juga dikabarkan memberikan penawaran untuk membatalkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada perangkat lunak (software) dan iklan pengembangan TI pada platform digital asing, serta memberikan subsidi khusus bagi para developer. Dikutip dari laman Russia Today, Selasa (23/6/2020), sumber sumber internal pemerintah membocorkan bahwa langkah langkah yang diusulkan dan diyakini menjadi kebijakan permanen ini kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Namun perlu diketahui, kebijakan ini hanya akan berlaku bagi bisnis yang menghasilkan setidaknya 90 persen pendapatan mereka dari penjualan software dan layanan untuk pengembangan, implementasi, serta dukungannya. Sejauh ini belum jelas berapa besaran insentif yang akan membebani anggaran federal ini. Kendati demikian, para pejabat meyakini bahwa pemerintah Rusia memiliki banyak cara untuk mengimbanginya.

Jika disetujui, perubahan Undang undang (UU) Perpajakan ini tidak hanya dapat meningkatkan ekspor software Rusia, namun juga memperkuat daya saing perusahaan TI domestik, dan mendukung developer lokal. Pada saat yang sama, langkah langkah tersebut diprediksi dapat mendorong lebih banyak perusahaan TI Rusia yang saat ini terdaftar di luar negeri untuk pulang dan membangun teknologi di negara sendiri. Awal bulan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan video conference dengan pejabat pemerintah untuk membahas perkembangan industri TI, yang telah membuktikan peran kuncinya dalam ekonomi nasional di tengah pembatasan terkait penekanan penyebaran virus corona (Covid 19).

Putin mengatakan bahwa rencana ini disiapkan untuk merangsang pengembangan sektor tersebut, termasuk solusi untuk pemeriksaan pajak yang komprehensif.

Berita Terkait

Instagram & Facebook Cara Mudah Mengaktifkan Dark Mode buat Aplikasi WhatsApp

Maya Rosfi'ah

Mulai Rp 3 Jutaan hingga Rp 10 Juta Update Harga Laptop Asus & Acer 2019

Maya Rosfi'ah

PP No 71/2019 Paksa Pengelola Mesin Pencari & Medsos Wajib Simpan Data di Indonesia

Maya Rosfi'ah

Sony Luncurkan Kamera Terbaru, Dalam Pembukaan Alpha Festival

Maya Rosfi'ah

Apple Akan luncurkan MacBook Pro 16 Inci & Mac Pro di Penghujung 2019

Maya Rosfi'ah

Spesifikasi Mi Note 10 dengan Kamera penting 108MP

Maya Rosfi'ah

XL Axiata Buka Pre Order Samsung Galaxy S10 Series, Mulai Dari Rp 1

Maya Rosfi'ah

Atozpay, Aplikasi Mobile untuk Beragam Jenis Pembayaran Resmi Diluncurkan

Maya Rosfi'ah

Cyber Crime Tinggi, Indonesia Diminta Tingkatkan Cyber Security

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment