Image default
Techno

Sekarang Beli HP dari Luar Negeri Hanya Boleh Maksimal 2 Unit

Pemerintah nampaknya serius untuk melakukan pemblokiran IMEI untuk HP black market (BM). Hal tersebut terbukti dengan telah disiapkannya regulasi untuk pembelian ponsel dari luar negeri. Dikutip dari Kompas.com, setiap orang dibatasi hanya boleh membawa dua HP saja dari luar negeri.

Direktur Bea Cukai Kementrian Keuangan Heri Pambuti mengatakan bahwa pembelian ponsel hand carry dari luar negeri dibatasi. "Itu dibatasi maksimal dua," ungkapnya. Sedangkan untuk kepentingan berdagang, ia mengatakan bahwa ada peraturan berbeda.

"Lagipula kan sebenernya kalau mau dagang, ada kanalnya, kanal dagang. Ya ketentuannya pasti beda dengan barang tentengan (hand carry), bawaan, atau kiriman," ujar Heru di Jakarta, Jumat (28/2/2020). Untuk urusan pajak, ia mengatakan bahwa HP dengan harga minimal 500 dolar AS atau sekitar Rp 7 juta akan dikenakan pajak yang berlaku. Tak hanya pajak, ponsel yang dibawa dari luar negeri juga wajib daftarkan IMEI.

Mekanisme pendaftaran IMEI ponsel dari luar negeri yang masuk ke Indonesia harus diregistrasi lewat situs imai.kemenperin.go.id atau melalui aplikasi. Jika nomor IMEI tidak langsung didaftarkan, maka HP tersebut akan dinyatakan ilegal alias BM. Kemendag, Kemenperin, dan Kominfo bekerja sama untuk menyiapkan platform registrasi IMEI bagi yang membawa ponsel dari luar negeri.

"Sebenarnya template nya sudah ada, tapi masih dalam tahap uji coba, nantinya dia (orang yang membawa ponsel dari luar negeri) register, kemudian bayar pajak, lalu kita masukkan data pembayarannya, selesai," ujarnya. Akan tetapi, bagi mereka yang lupa mendaftarkan IMEI namun telah membayar pajak impor perangkat, Pemerintah pun masih akan membahas hal ini lebih lanjut. Pemerintah akan melakukan pemblokiran IMEI mulai 18 April 2020 mendatang.

IMEI HP yang tidak terdaftar di basis data Kementrian perindustrian tidak dapat terhubung dengan jarinan seluler. Dikutip dari KompasTekno, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu IMEI ponsel yang akan dibeli. IMEI tersebut bisa dilihat melalui stiker yang sudah ada pada bakian dus pembelian.

Pengecekan IMEI HP bisa dilakukan di imai.kemenperin.go.id. "Pemerintah mengimbau masyarakat untuk beli perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang legal. Know your mobile lewat halaman Kemenperin sebelum pembelian baik melalui toko ataupun online," kata Ismail, Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, saat ditemui KompasTekno di Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Berita Terkait

Pemanas Air yang Terintegrasi dengan Smart Home Ariston Kenalkan Andris2 Top Wi-Fi

Maya Rosfi'ah

Bukalapak Fokus Garap Warung Tradisional Sampai 5 Tahun menuju Depan

Maya Rosfi'ah

Pakar Ungkap Bahaya Main TikTok di HP

Maya Rosfi'ah

Rusia Pertimbangkan Pangkas Pajak Perusahaan IT Domestik Percepat Ekspansi Industri Teknologi

Maya Rosfi'ah

3 Triliun Shopee Catat Nilai Transaksi Rp 1 Puncak Harbolnas

Maya Rosfi'ah

Mengapa WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Smartphone Ini dari 1 Februari 2020 [POPULER] Terungkap

Maya Rosfi'ah

Dua Pertiga Operator Berharap 5G Ciptakan Aliran Pendapatan Baru

Maya Rosfi'ah

Ayo Coba Cara Kunci WhatsApp Gunakan Sidik Jari

Maya Rosfi'ah

4 Miliar Berhadiah Total Rp 1 Turnamen Trading Berbesar

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment