Image default
Nasional

Situs GuruBP.com Kini Tak Lagi Tampilkan Iklan Pasca Dilaporkan Soal Adanya Konten Dewasa

Situs pembelajaran gurubp.com yang sempat viral karena adanya konten iklan pornografi kini dapat diakses kembali. Situs tersebut memuat pernyataan klaim penghapusan iklan dan permintaan maaf. "Agar lebih bersahabat dan pantas untuk dibaca oleh anak usia sekolah dasar, maka iklan di blog ini sengaja dihapus. Mohon maaf dan terima kasih atas kritik dan sarannya."

Tulisan tersebut terletak pada bagian atas di bawah menu. Sebelumnya, situs tersebut telah dilaporkan oleh Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel, kepada sejumlah pihak pada Rabu (12/8/2020). Di antaranya Cyber Crime Polri dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Reza menceritakan awal mula menemui konten porno tersebut. Sejumlah langkah juga telah dilakukan Reza menindaklanjuti hal tersebut. "Saya sudah sampaikan info ke Cyber Crime Polri, Kominfo, bahkan juga sudah saya email langsung ke pengelola situs dimaksud," ungkap Reza.

Setelah pembenahan rampung, Reza berharap situs yang pada dasarnya memuat konten edukatif itu bisa kembali mengudara. Reza juga mengkritisi pemunculan beberapa iklan di situs hiburan yang dianggap bisa berdampak buruk pada anak. Ia menilai, pemerintah perlu membuat regulasi soal pengaturan iklan di jagat maya agar aman untuk anak.

Sementara itu Kabag Humas PemkotSurabaya FebriadhityaPrajatara mengatakan sisipaniklanpornografidisitusbelajar daring yang sempat viral itu bukan dari Surabaya. Dilansir , Febri juga mengungkapkan situs tersebut bukan situs resmi DinasPendidikan Kota Surabaya. “Kami sudah mengecek sumbernya, kami pastikan itu bukan dari guru Surabaya, itu bukan website resmi Dispendik Surabaya,” kata Febri, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya, pembelajaran daring untuk siswa di Surabaya hanya melalui aplikasi Dispendik, yaitu dispendik.surabaya.go.id dan office 365 . Selain itu, sejak beberapa minggu lalu Pemkot juga melakukan pembelajaran lewat televisi. Sebab, Pemkot menggandeng televisi swasta di Surabaya, yaitu SBO TV dan TV9.

Menurut Febri, selama pembelajaran melalui TV, guru hanya menyampaikan mata pelajaran sesuai tema dan memberikan tugas. "Dispendik sudah ngecek pada para guru dan itu bukan dari guru Surabaya. Dispendik juga sudah ngecek ke SBO dan itu bukan dari SBO dan bukan guru yang mengajar di SBO, jadi sudah jelas bahwa itu bukan dari Pemkot,” ujarnya. Febri mengungkapkan, Pemkot meminta kepada para orang tua atau warga Surabaya untuk selalu berhati hati dan mewaspadai situs situs tidak resmi semacam itu. Pengawasan dari para orang tua tetap dibutuhkan.

"Mohon kerjasama dari orang tua, juga untuk selalu mewaspadai dan mengawasi anak anaknya supaya tidak membuka situs situs tidak resmi," ujar Febri.

Berita Terkait

Penjahit Ini Terpapar Corona Pulang Mudik dari Surabaya

Maya Rosfi'ah

Cocok Jadi Caption Instagram! 50 Ucapan Selamat Tahun Baru 2020 buat Orang Spesial & Keluarga

Maya Rosfi'ah

Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idul Fitri pada Minggu 24 Mei 2020 Sama dengan Muhammadiyah

Maya Rosfi'ah

Pentingnya Perhatian Terhadap Masyarakat Adat Memenuhi Hak Berbudaya

Maya Rosfi'ah

Presenter Minta Lebih Berani Andrinof Tampak Ragu Ungkap Kelemahan Ahok soal ‘CEO’ Ibu Kota Baru

Maya Rosfi'ah

Ini Bukan Warung Kopi Poyuono Sebut Erick Thohir Dibohongi hingga Debat dengan Arya Karni Ilyas

Maya Rosfi'ah

Butuh Sosok Komprehensif untuk Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi Sektor Kelautan

Maya Rosfi'ah

Terkendala Sejak 2017 ‘Singgung’ Anies Baswedan Soal Normalisasi Sungai Ciliwung Presiden Jokowi

Maya Rosfi'ah

Live Streaming TVRI Hasil Sidang Isbat/Penetapan 1 Dzulhijjah & Idul Adha 2020

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment