Image default
Corona

TNI & BIN Memacu Peneliti Temukan Obat Covid-19 Meski Tak Sesuai Tupoksi

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PPP Syaifullah Tamliha menyebut BIN dan TNI AD tidak memiliki kewenangan untuk ikut serta dalam proses pembuatan obat Covid 19. Hal tersebut disampaikan Syaifullah menyikapi temuan kombinasi obat Covid 19 hadil kerjasama Universitas Airlangga (Unair), BIN, dan TNI AD. Meski tidak sesuai tupoksinya, Syaifullah mengapresiasi semangat yang ditunjukkan BIN dan TNI AD untuk ikut serta membuat obat Covid 19.

"Komisi I tidak masalah, walaupun itu bukan tupoksinya dan kami malah mengapreasiasi semangatnya. Saya kira ini memacu peneliti ahli pandemi untuk membuat obat mujarab untuk Covid 19," papar politikus PPP itu. Syaifullah pun meminta temuan obat tersebut harus melewati semua prosedur yang ditentukan, sebelum diproduksi dan diedarkan secara luas. "Perlu uji klinis dan berbagai macam prosedur yang perlu ditempuh. Selama ini kan baru dijajal ke Scapa, belum ke lain," ujar Syaifullah.

Berita Terkait

Rekomendasi ILO buat Pemerintah Hadapi Dampak Ekonomi Akibat Covid-19

Maya Rosfi'ah

Kementerian PANRB Gelar Rapid Test Covid-19 buat Pegawai & Wartawan

Maya Rosfi'ah

70 Persen Pasien Covid-19 di Jawa Barat OTG Ridwan Kamil

Maya Rosfi'ah

Tambah 954 Total Kasus Positif Capai 46.845 UPDATE Corona Indonesia 22 Juni 2020

Maya Rosfi'ah

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 16 Agustus 2020

Maya Rosfi'ah

Ambil Kredit Produktif & Hindari Perilaku Konsumtif Tips Mengelola Investasi di Masa Pandemi

Maya Rosfi'ah

Anies Minta Pemotongan Hewan Kurban Ikuti Protokol Covid-19 Selain Syariat Islam

Maya Rosfi'ah

DPRD DKI Beri Saran Kepada Anies buat Atur Jam Masuk & Keluar Kantor Sambut New Normal

Maya Rosfi'ah

26.606 Kendaraan Tak Miliki SIKM Jakarta Ditindak Polisi

Maya Rosfi'ah

Leave a Comment